Oleh: taqiku | 19 Februari 2009

Hari kedua dan ketiga

(2 Tahun, 6 Bulan, 3 Minggu, 3 hari)

Hari kedua taqi sekolah berbeda dengan hari pertamanya, lebih ceriaaa… karena selepas  kejadian tas power rangers, pulang sekolah langsung belanja pernak pernik sekolah yang semuanya ada gambar tokoh favoritnya, dari sepatu, kaos kaki, tempat air minum sampe tas nya.

Malamnya ribut, semua maunya dipakai, sampe ayah pun didandani pake tas MC.D dan sepatu kets juga, mulailah mereka berdua malam2 berkelahi ala hero, ciat..ciat….mungkin merasa kurang banyak kali lawannya, akhirnya taqi ambil sandal tinggi ibu, “nih bu pake, ibu power rangers biru” katanya maksa ibu kelahi juga.

Pagi2 lebih ribut lagi, semua tetangga, hewan dan benda mati turut dikasih tau, “nih…taqi pake sepatu baru” katanya sambil mengangkat satu kakinya, datuk, nenek, nenek sebelah, abang2 semuanya keluar mo kasih pujian, hohoho….. meong pun gak ketinggalan. Seandainya semua orang bisa melihat keceriaan taqi pagi itu, betapa senang, bangga, bahagianya dia…ini baru sekolah!

Ternyata disekolah ada acara ulang tahun teman, ibu sih sudah tau kalo hari itu gak perlu bawa tas dan tempat minuman, tapi apalah daya gak mungkin melarang taqi membawa semua barang barunya itu kan?

di acara itu ternyata taqi  gak terlalu berminat, dia lebih minat ke huruf2 dan angka2 yang ditempel didinding2 kelas, bu guru dan teman2nya sibuk bernyanyi dan tepuk tangan, taqi malah sibuk suruh ibu turunin huruf dan angka itu, ibu tanya ke ibu guru lewat isyarat (mata, tangan, alis, dan mulut yang menyong2  maklum suasana ribut gak mungkin kan teriak2), lewat isyarat bu guru gak kasih ijin takut anak lainnya ikut2an juga. Akhirnya taqi rewel, “bu guru, sudah nyanyinya, gak usah  lagi, pinjamin taqi ABC” jeritnya yang gak kedengeran sama bu guru, maklum duduk di belakang.

Pulang dari acara, taqi langsung dibalikin ke nenek lagi, ibu dan ayah kembali bertugas.  Siangnya dapat cerita dari nenek kalo taqi dirumah gak mo buka sepatunya juga gak mo makan. Makan siang bersama ayah dan ibu pun cuma makan ayam goreng doang gak mau pake yang lain, itupun berbagi pulak dengan si meong, huh…

Makan malam cuma makan nasi uduk sedikit sekali sama jus jeruk lagi (salah banget ya), sebelum tidur taqi minta dibuatin dot sama ibu (plus ibu masukin susu coklat ibu, eh..tapi bukan yg khusus org hamil, dancow biasa kayaknya gak masalah deh campur gitu)

sebelum tidur masih juga loncat2 diatas kasur, entah jam berapa mungkin sekitar jam 10 ato jam 11 malem, taqi muntah..susu dan nasinya keluar semua, badannya teler, berapa kali muntah tapi gak mau waktu ibu suruh minum teh hangat. Setiap kali taqi tidurnya telungkup gitu mulai keluar lagi sampe akhirnya diare juga, tapi itu dah mau juga minum teh nya sama air putih hangat, susu2 an gak mau, kue2 an juga gak mau.

Ada sisi terharunya ibu waktu taqi lagi teler gitu, ibu yang sibuk keluar masuk kamar, buatin ini itu, bujuk2 dan segala macamlah ternyata jadi perhatiaannya, masih dalam keadaan kuyu dan mata sayu nya taqi bilang  “nanti kita bantu ibu ya”, duh terharu banget masih juga mikirin ibu disaat seperti itu, rasa empatinya dah ada.

Ibu dan ayah memang cemas, gak bisa tidur karena taqi sedikit2 muntah dan diare, aer semua lagi, tapi taqi masih bisa ajak kita bercanda, waktu bilang minta cebok di kamar mandi, seperti kebiasaannya waktu sehat selalu  bilang “mmm…bucuuuknya” waktu pampersnya dibuka sambil ketawa, trus waktu minum teh hangat juga bilang “hahhhh…….” ekspresi nikmat ato segar sambil tetap kasih senyuman manisnya, mmm…sedikit berkurang juga kecemasan ayah dan ibu nak, dan seperti juga  setiap harinya selalu bercerita “tadi malam taqi ke kolam” tak pernah absen ngomong gitu termasuk waktu sakit. (kolam yg dimaksud adalah laut, kata ayah terbalik ya sama orang palembang yang bilang sungai itu laut, tar kalo bilang selokan itu danau apa yah?, hehehe…, iya kan orang palembang kalo mo ke sungai bilangnya mo ke laut)

Pagi tadi taqi dah agak baikan tapi sedikit  sedih karena belum dibolehin sekolah, disuruh istirahat dulu.

Doa ayah dan ibu, semoga taqi lekas sembuh dan kembali ceria, ibu ingat selalu kata2 taqi “nanti adek muhammadnya jangan dimarahin ya”.

Ya sayangkuuuuu………….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: