Oleh: taqiku | 27 April 2008

Monster itu bernama ibu

Semenjak sakit ini kayaknya ibu sudah menjadi momok yang menakutkan bagi taqi, betapa tidak menyenangkannya apabila ibu sudah berada didekat taqi, dikit2 suapin makan, dikit2 kasih minum, kalo gak dibawa ke kamar mandi buat cebok atau apalah, kalo sudah keringatan dan baju basah mulai si ibu sibuk mo ganti baju taqi, benar2 tidak menyenangkan dan yang lebih tidak menyenangkan lagi kalo ibu sudah sibuk mo masukin obat ke mulut taqi, aduuuhh….itu gayanya sudak kayak monster di pelem power rangers aja, taqi meleng dikit itu drop yang berisi obat paiiitt sekali masuk tanpa permisi, benar2 gak sopan, bukan cuma sekali tapi berulang ulang kali karena dosis taqi sudah 1 sendok teh dengan 3 macam jenis obat yang sudah dicampur sama ibu, sedangkan drop maksimal bisa menampung 1/2 takaran dari 1/2 sendok teh, tuh berarti harus berapa kali drop kan?

Gak mau lagi dekat2 dengan ibu karena segala macam cara di coba untuk memasukkan obat kedalam mulut taqi, dari drop, lewat minuman sampe lewat botol susu pun dijalanin ibu, jadi bawaan curiga terus nih, ibu datang bawa teh anget kesukaan taqi, awalnya sih mau tapi tiba2 terlintas dipikiran jangan2… akhirnya gak mau kecuali kalo ayah yang kasihin, hmm..ayah

Dengan ayah lebih enak, bangun tidur gak perlu cebok ataw cuci muka dulu, gak perlu salin baju, biarin aja, gak makan juga gak papa, nonton pelem aja terus sejak bangun tidur sampe tidur lagi, gak rese kayak ibu.

Malam ibu gak tidur setelah pegang kening taqi, dengan nafas yang keluar dari mulut karena panas ibu masih juga berusaha masukin obat pait itu, taqi nangis..ibu buatin susu, taqi gak mau, ibu rayu lagi dengan coba buatin teh anget, taqi coba sedikit masih dengan mata yang awas melihat ke ibu.

Malamnya mata sebelah kiri taqi gak bisa buka, penuh dengan kotoran yang membuat lengket sehingga sulit untuk dibuka, terdengar suara ibu yang bilang “ibu ambilin lap ya”, ibu keluar kamar lagi untuk yang keberapa kalinya, membasahi lap dengan air hangat, tapi waktu ibu mau menyeka mata taqi untuk menghilangkan kotorannya, lagi2 taqi gak mau…

“Ayah..tolooong, ada monster” mungkin itu yang ada dalam pikirannya. yah..monster itu adalah ibu, yang rese, tukang ganggu, tapi monster itu gak bisa tidur selama taqi mencoba untuk tidur disisinya.

Duh..kesayangan ibu, seandainya kamu tau nak, tak selamanya monster itu jahat


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: