Oleh: taqiku | 6 Februari 2008

Taqi sudah pintar melarang

( 1 tahun, 6 bulan, 1 minggu, 4 hari)

Kemarin sore sambil duduk diteras ibu suapin taqi makan, awalnya taqi maen-maen aja diteras lama-lama kok mau turun ke tanah, terus ibu larang kalo gak pake sandal.

Gak lama ibu liat taqi ngomelin kucing-kucing yang lagi nongkrong didekat tangga sambil geleng-geleng kepala taqi bilang “nanan…nanannn..” Frown ato “jangan…jangannn…”

Hmmm…ternyata habis ibu larang itu, taqi coba juga menerapkannya ke kucing, memang sih seharusnya kata “jangan” sedapat mungkin dikurangi, apalagi kata “gak boleh” lebih extreme, kayak mendikte kecualiii…memang bahaya misalnya mainin colokan listrik,Bomb TNT Knife Lighter Vacuum dll, tapi biasakan melarang disertai dengan alasan, jadi si kecil bisa tau dan terbiasa.

Ada sebuah cerita dimana sang bapak jarang melarang si anak, tapiii..kalo beliau melarang selalu disertai dengan alasan, itu diterapkannya dari si anak masih kecil, dan sekarang ia tumbuh menjadi anak yang pintar dan kalo ngomong selalu dengan penjelasan yang detil, apa mengapanya, sebab dan akibatnya..

Nah…bu…..jadi “nanannnn…ya….” Frown


Beri tanggapan

Your response:

Kategori